Bahas Program Dakwah, PCNU Buru Bertemu Pengurus Pusat LDNU di Jakarta

Foto Bersama Pengurus Pusat LDNU di Jakarta

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Buru Rizal Faisal Ipa S.sos, M.S.I.,melakukan silaturahmi dengan Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdalatul Ulama di Jakarta (29/03). Pertemuan ini bertujuan membahas program-Program Dakwah LDNU Pusat yang akan disesuikan dengan progam LDNU di Kabupaten Buru.

Ketua Pengurus Pusat LDNU KH. Agus Salim menyambut baik pertemuan ketua PCNU Kabupaten Buru, serta mensuport progres PCNU kabupaten Buru. “Pada dasarnya Kami mendukung dan mensuport Progres PCNU di Kabupaten Buru” Kata Ketua LDNU KH Agus Salim.

Kiai Agus Salim juga berharap kader-kader NU dapat menambah wawasan kebangsaan, menambah wawasan keilmuan, dan terus memegang teguh prinsip-prinsip ke-NU-an. Pada era milenial seperti sekarang ini, NU dihadapkan pada kecanggihan seperti perkembangan teknologi dan komunikasi yang berimplikasi terhadap informasi-informasi negatif maupun positif.

Hal ini harus memacu pendakwah NU agar memberikan tuntunan sesuai dengan NU. “Sebab media sosial saat ini adalah nilai-nilai, jadi para dai harus menguasai nilai nilai. Dakwah di media sosial adalah harga mati,” pungkasnya.

Gus Rijal juga memaparkan, Bahwa progres PCNU Kabupaten Buru merupakan konsolidasi organisasi, hal ini terkait program dan pelatihan, untuk penguatan kapasitas dan kualitas juru dakwah terutama berkaitan dengan strategi dakwah di Kabupaten Buru.

“PCNU Buru juga membangun sinergitas dengan Media Online Habar Bupolo sebagai portal media Online PCNU Kabupaten Buru dalam mengelola informasi yang terpercaya dan berimbang” tutur Ketua PCNU Kabupaten Buru Rijal Fisal Ipa. Senin (29/03).

Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU DR. KH. Moch. Bukhori Muslim Lc, MA. Mengatakan akan menyiapkan secara detail teknis terkait salah satu program yakni ngaji kitab kuning bagi onggota Polri, dari pihak Lembaga Dakwah telah menyiapkan 3 model yang akan ditawarkan kepada pihak kepolisian.

“kami akan tawarkan 3 model ngaji kitab kuning dan akan dibuatkan Modul dan materinya” Kata Sekretaris LDNU Pusat  KH. Moch. Buchori Muslim.

Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dalam uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR, mengaku akan mewajibkan anggota Polri untuk mengkaji kitab kuning.

“Seperti dulu di Banten saya sampaikan anggota wajib belajar kitab kuning,” kata Listyo pada Rabu (20/1) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) adalah perangkat organisasi Nahdlatul Ulama yang berfungsi sebagai pelaksana kebijakan Nahdlatul Ulama, khususnya yang berkaitan dengan bidang dakwah yang menganut faham ahlussunnah wal jamaah.

Khotib dan Da’i, konsultan & orgenizer yang ada dalam LDNU terdiri dari sejumlah akademisi, praktisi, konsultan, aktivis, penggerak & orgenizer masyarakat, asatidz/dzah, masyayikh/ para kiai dan sebagainya yang memiliki kapasitas keagamaan dan gerakan sosial kemasyarakatan yang sudah banyak teruji dalam berbagai pengalaman.

(RN)

Artikel Terkait

iklan02

Nasional

iklan02
iklan02

Opini

home2

Daerah

home2