Penjelasan Yayasan soal Masjid di Jember yang Ditutup Saat Waktu Salat Jumat

masjid-rhoudatul-muchlisin-timur-jember-1_169

Jember – Pintu pagar Masjid Rhoudatul Muchlisin Timur digembok sehingga jemaah tak bisa salat Jumat. Hal itu dilakukan agar jemaah masjid salat Jumat di masjid Rhoudatul Muchlisin Barat.

“Sebab pembangunan masjid (Rhoudatul Muchlisin) Barat itu merupakan solusi atas keberadaan masjid di Timur yang sudah tak bisa lagi menampung jemaah salat Jumat,” kata Sekretaris Yayasan Masjid Rhoudatul Muchlisin, Sofyan Tsauri, Jumat (5/2/2021).

Dia menjelaskan, sebelumnya ada keluhan dari masyarakat tentang kondisi masjid Rhoudatul Muchlisin yang sudah tak mampu lagi menampung jemaah salat Jumat. Akhirnya dibangun lah masjid di sebelah barat masjid tersebut.

“Masjid yang dibangun ini lebih luas agar bisa menampung jemaah. Namanya juga tetap sama, Rhoudatul Muschlisin. Takmir dan nama yayasannya juga sama. Karena berada di sisi barat, sering disebut Rhoudatul Muchlisin Barat,” terang Sofyan.

Setelah pembangunan masjid barat selesai, maka salat Jumat dilakukan di masjid yang baru itu. Sedangkan yang lama, hanya digunakan untuk jemaah salat 5 waktu dan kajian Islam.

“Karena sesuai mashab Imam Syafii, tidak sah salat Jumat di dua masjid yang alirannya sama, atau takmirnya sama, atau pemilik (nama yayasannya) sama,” kata Sofyan.

“Dan itu merupakan hasil petunjuk dari sejumlah ulama yang ada di Jember,” tambahnya.

Merasa bertanggungjawab atas sah tidaknya salat Jumat para jemaah, maka yayasan memutuskan untuk menutup masjid timur dari kegiatan salat Jumat.

“Hanya untuk salat Jumat saja. Kalau salat 5 waktu masih boleh. Demikian juga kegiatan keislaman juga nggak apa-apa,” tambahnya.

Dia menambahkan, penutupan masjid timur hanya ketika masuk waktu salat Jumat saja. Ketika sudah lewat, maka pintu masjid kembali dibuka.

“Tadi sudah dibuka setelah waktu salat Jumat selesai. Sekarang sudah bisa digunakan,” pungkasnya.

 

Sumber : https://www.detik.com/

Artikel Terkait

iklan02

Nasional

iklan02
iklan02

Opini

home2

Daerah

home2