Cara Rasulullah SAW: Menjaga Kesehatan di Musim Pancaroba

Dok Foto: ( IIustrasi )
Dok Foto: ( IIustrasi )

Musim pancaroba selalu identik dengan hadirnya berbagai penyakit. Sebut saja demam berdarah, tifus, diare, dan flu adalah penyakit yang cukup banyak terjadi selama pergantian musim ini. Saat memasuki pergantian musim, cuaca menjadi tidak menentu. Siang hari bisa saja matahari terasa terik, lalu hujan tiba-tiba turun hujan dengan deras pada sore atau malam hari. Belum lagi dengan intensitas angin yang akan bertiup lebih kencang daripada biasanya.

Penting untuk kita menjaga kebersihan serta kesehatan adalah hal yang mesti diperhatikan agar kondisi kesehatan tubuh kita tetap sehat dan bugar. Sehingga dalam ajaran Islam kita diwajibkan untuk menjaga kesehatan serta kebersihan setiap saat. Apalagi di tengah masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Selama hidup sampai menjelang wafatnya, Rasulullah SAW hanya mengalami dua kali sakit. Selain itu Rasulullah selalu sehat dan bugar. Ini menunjukan bahwa Rasulullah sangat menjaga dan memperhatikan kesehatan dirinya dengan baik.

Lantas, bagimana menjaga kesehatan dengan mempraktekan kebiasaan Rasullullah?

Merujuk buku Menggali Nalar Saintifik Peradaban Islam (Husain Heriyanto, 2011), setidaknya dua hal yang dilakukan Rasulullah untuk menjaga kesehatan diri. Pertama, menjaga kebersihan diri. Rasulullah kerap kali menyerukan kepada umatnya, terlihat dari beberapa hadits yang diriwayatkan, untuk menjaga kebersihan diri.

Membiasakan hidup bersih dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, membersihkan dengan air setelah buang air besar dan kecil, memotong kuku tangan dan kaki, serta mandi adalah hal yang pernah di contohkan oleh Rasulullah. Bahkan Rasulullah sangat memperhatikan kebersihan gigi dan gusi dengan menganjurkan umatnya untuk bersiwak.

Berikutnya, Rasulullah juga menganjurkan serta mengetahui kandungan nutrisi dari kualitas yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi, sehingga menganjurkan umatnya untuk mengkonsumsi makanan tertentu dan melarang mengkonsumsi sebagian yang lain. Misalnya, cuka sebagai bumbu terbaik yang dimakan bersama sayuran.

Rasulullah juga menganjurkan untuk tidak memakan satu makan tetentu saja, buah-buahan seperti kurma, melon, labu dan ara, juga dibolehkan, Jenis lain seperti susu murni, madu, minyak zaitun, telur, sayuran segar pernah dikonsumsi Rasulullah yang semuanya itu disepakati oleh para ilmun saat ini mengandung nutrisi jika dikonsumsi dengan baik dan benar.

Rasulullah juga meminum obat alami seperti madu dan menjadikan sebagai obat favorit, dengan mencapurkannya pada segelas air putih dan diminum saat sarapan. Tak hanya itu, Rasulullah juga menganjarkan adab makan dengan baik, seperti makan menggunakan tangan kanan, mengambil makanan yang lebih dekat, tidak meniup makanan panas, dan yang lainya.

Berolah raga untuk menjaga kebugaran tubuh agar tetap sehat juga digemari Rasulullah, dengan  berjalan kaki dan berlali merupakan jenis olahraga yang gemar dilakukan Rasulullah.

 

Editor: RN

Artikel Terkait

iklan02

Nasional

iklan02
iklan02

Opini

home2

Daerah

home2