Datangi Darul Mahabbah NU, Wakapolres Pulau Buru Meminta Maaf

Foto Bersama Pengurus Cabang NU Bederta Badan Otonom Dan Lembaga
FOTO (HALO)

Wakapolres Pulau Buru Kompol Janni Parinussa meminta maaf atas ucapan yang dilontarkan kepada Rais Suriyah PCNU Kabupaten Buru Habib Agil bin Fadhel Assagaf khususnya dan Lembaga Nahdlatul Ulama secara umum, atas penyataannya beberapa saaat lalu yang sempat membuat ketersinggungan dan disharmonisasi serta ketegangan sosial diantara warga nahdliyin Kabupaten Buru (02/06/21).

Permohonan maaf ini disampaikan langsung saat melakukan pertemuan dengan Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Buru, beserta Lembaga dan Badan Otonom Nahdlatul Ulama di Istana Darul Mahabbah NU.

Wakapolres yang baru menjabat pada Polres Pulau Buru ini mengatakan, pernyataan yang dilontarkan tidak bermaksud untuk menyinggung, dirinya meminta maaf jika membuat ketersinggungan Khusunya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kabupaten Buru.

“Dari tempat ini Saya atas nama pribadi dan keluarga, memohon maaf terhadap ucapan yang mengakibatkan ketersinggungan kepada seluruh pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Buru Khusunya Habib Agil bin Fadhel Assagaf ” Tutur Kompol Janni Parinussa

Janni yang datang bersama atasanya, langsung menemui Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Buru, Para Ketua Lembaga, dan Badan Otonom Nahdlatul Ulama yang sebelumnya sudah menunggu kedatangannya

Kapolres Pulau Buru AKBP Egia Febri Kusumawiatmajaya, S.I.K, M.IK dalam pertemuan tersebut mengatakan, Polres Pulau Buru selalu membuka diri serta menerima, saran, masukan, demi menjaga Citra Kepolisian sehingga hubungan Kemitraan Nadhlatul Ulama Kabupaten Buru dan Polres Pulau Buru tetap terjaga sebagaimana yang telah terbangun sebelumnya dari pusat sampai ke daerah.

“Atas nama Polres Pulau Buru saya meminta maaf atas perbuatan anggota yang dengan  ketidaktahuannya sehingga menimbulkan kemarahan serta keresahan kepada Pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Buru” Ungkap Egia Febri Kusumawiatmajaya.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Buru Rizal Faisal Ipa S.Sos. M.S.I saat dimintai keterangan mengatakan, Nahdlatul Ulama Kabupaten Buru saat ini hanya taat dan patuh pada fatwa Ulama, sehingga wajib untuk seluruh pengurus, Lembaga, dan Banom mengawal setiap Fatwa yang dikeluarkan oleh Rais Suriyah.

“Inilah cerminan, karakter, Ulama NU, yang mengedepankan rasa Cinta dalam segala aspek, sebagaimana ilmu yang diajarkan oleh para Ulama NU, khususnya Rais Suriyah Habib Agil bin Fadhel Assagaf  Yakni membangun Ukhuwah Basyariyah,Wathaniyah, Insaniyah, dan Ukhuwah Islamiyah ”  Ungkap ketua PCNU Kabupaten Buru Gus Rijal Faisal Ipa

Dalam pertemuan tersebut Rais Suriyah PCNU Kabupaten Buru Habib Agil bin Fadhel Assagaf memaafkan perlakuan yang telah dilakukan oleh Kompol Janni Parinussa,  Habib Agil juga menjelaskan bagaimana Islam mengajarkan untuk saling memaafkan, Itu yang diajarkan Oleh Nabi Muhammad SAW, Islam rahmat bagi semesta alam, sehingga jika hamba melakukan kesalahan dan meminta maaf, maka hati harus ikhlas untuk saling memaafkan.

Saling memaafkan adalah prilaku umat muslim yang mencintai Nabi Muhammad SAW, Agama Islam hadir bukan hanya untuk umat Islam saja, tetapi rahmat bagi semesta alam jadilah kalian duta para nabi di bumi ilahi” Ungkap Habib Agil bin Fadhel Assagaf dalam pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung hikmah, dimulai dengan pernyataan resmi oleh Kapolres Pulau Buru, dilanjutkan dengan pernyataan permintaan Maaf oleh Kompol Janni Parinussa, serta pernyataan resmi ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Buru, dan ditutup dengan pernyataan Rais Suriyah PCNU Kabupaten Buru Habib Agil bin Fadhel Assagaf.

Editor: (RN)

Artikel Terkait

iklan02

Nasional

iklan02
iklan02

Opini

home2

Daerah

home2